Wednesday, March 9, 2011

The Pink Book and Cleff ( Chapter 3)

Siang yang menyedihkan untuk hari jumat bagi seorang Mell. Sang bokap mendadak ada rapat, Sandy harus pergi ke tempat Yoga mamanya, bahkan mamanya sendiri lagi arisan. Mell yang nggak dapet taksi, memilih jalan kaki dulu ke satu caffe yang dulu sering dia datengin bareng Eva, temen SMP nya, Caffenoia. Zaman dulu, Mell tergila-gila dengan muffin raksasa yang tertulis di menu dengann ukuran SMALL. Padahal muffin-nya punya jari-jari 5 cm lebih dikit dan dia pesen sebanyak mungkin. Otomatis sang pelayan kaget dan menaruh muffin itu dengan mata terbelalak dan pikiran, " Ni cewek beneran mau makan muffin segede ini dengan jumlah segini?? Obsesi dia apa sih? The Second Betty La Fea? ". Awalnya sih dia kaget dengan ukuran segitu, tapi rasa dari muffin bikin dia berpikir lain dan memutuskan untuk pesen lagi dengan dalih untuk mama. Well, emang bener. 10 muffin dipesen, 2 buat mama dan yang 8 buat diri sendiri. Alhasil, selama liburan setelah lulusan SMP, dihabiskan ke kota lain untuk jadi vege. Hasilnya sih lumayan dengan jadwal ketat jogging, perawatan badan dan diet tentunya. Makan nasi hanya diijinkan hari minggu setelah pulang dari badah di gereja terdekat. Langsung deh dia makan steak dan semua rasa dari pie di Pie House terdekat. Ngakak sendiri lah kalo liat badannya yang dulu. Sang ibu terobsesi banget punya anak selangsing nyonya negeri bendera merah-putih-biru zaman dulu yang berbudaya pake korset didalam gaun mereka.

Di hari jumat yang panas ini, Mell kepikiran untuk minum ice blended coffee dan makan muffin semi small yang berdiameter 2,5 cm. Sesampainya dia di Caffenoia, ada cewek bule yang bikin mata cowok-cowok seger dalam hitungan 1 atau 2 detik. Jangan jauh-jauh deh, si Mell yang cewek normal aja langsung melotot. O.o
" Selera bule sama Indo ternyata sama aja, Caffenoia bener-bener caffe eksklusif. "
Begitu menjejakkan kakinya ke dalam caffe, matanya tertuju pada objek terindah yang nggak pernah dia duga. Khayalannya yang selama ini hanya bisa di dunia Imajinasi.com berubah jadi nyata-bener-bener-ada-didepan-mata-gue@jelas.banget.
" Cleff Gray Budiman?!?!?!?!?! ", katanya dengan suara keras. Serentak 2 cowok yang bisa jadi pemandangan terindah didalam caffe ikut kaget bin geger karena nama salah satu dari mereka disebut. Yang punya nama langsung memasang senyum yang bikin Mell terpaku.
" Hai. ", jawabnya lembut.
" Lu beneran Cleff? "
" Iya. "
"Tanda tanganin album pribadi gue ya?? ", katanya dengan tangan yang nggak sabar ngeluarin Pink Book nya.
" Ok, sure. ", jawabnya lagi dengan suara lembut khas yang bikin Mell meleleh.
Mell grogi setengah hidup ngeluarin buku pribadinya yang berisi semua data, foto, dan berita terbaru tentang Cleff. Sebenernya wajah Mell sih udah merah kaya kepiting rebus yang hampir meledak saking panasnya (LEBAY mode ON), tapi demi mendapatkan tanda tangan tanpa hari tanda tangan adalah hari terlangka.O.o

" Nama kamu siapa? "
" Mell, Melody Rhei Saputra. "
" Kamu pasti suka nyanyi. "
" Iya. Hehehhe..."
" Lagu apa yg jadi favorite lu? ", tanyanya sambil menandatangani buku pink yg bikin Cleff geli.
" Uhmm.. Lagu favorit gue... Take a Bow sama Stand Up for Love. "
" Both of them aren't easy to sing actually. Who's your favorite singer? ", tanyanya sambil menyerahkan buku pink yang sedikit membuatnya lucu.
" Y...y....y.....you. "
" Really? So, would you like to show your self at my studio tomorrow at 5? "
" To...to...tomorrow? "
" Yeah.. at 5. Can you? "
" But.. "
" But what? "
" I have a youth community. "
" Wow. Ok, so you can't come, can you? "
" I'd love to, but I won't miss it. The youth community is so important to me. "
" Why? "
" You know, being one of them and grow your faith together... that was fun. "
" So, how about sunday? "
" OK. I'll go. "
" Cool. I'll take you home after this. "
So that's was the most beautiful day for Mell. Senangnya hati dia berbunga-bunga saat mereka bisa mnghabiskan hari jumat siang yang dikiranya bakal kelabu tapi ternyata diselamatkan oleh sang idola yang ketemunya bener-bener ga disangka. Bayangannya tentang menemani sang idola rekaman lagu baru, mulai melayang kemana-mana. Entah apa yang akan dipikirkannya selanjutnya. Yang dia tau sekarang ini hanyalah BERSAMA CLEFF ADALAH HAL TERINDAH YANG GUE ALAMI.

Sekarang ayo ke otak Cleff.

Well, datangnya seorang gadis dengan seragam SMA dan meneriakkan namanya cukup membuatnya sedikit kalang kabut karena buatnya, dia dalam keadaan uncool untuk bertemu fans. Tapi untungnya bisa diatasi dengan baik. Waktu s cewek itu datang mendekat, Cleff memasang senyum maut yang biasa dia perlihatkan ke fans-fansnya yang menggila. begitulah dia.

Paras cewek yang ada dihadapannya sangat lucu untuk kesan pertama.
Kesannya dia termasuk cewek yang nggak cantik tapi termasuk cepat dalam menguasai diri setelah dia meneriakkan nama lengkap Cleff. Cewek2 yang adalah fansnya, kalo ketemu pasti dengan cepat lari mendatangi Cleff sambil memanggil banyak orang bahwa ada dirinya disitu. Otomatis bikin Cleff kewalahan dan membuatnya kudu ngacir dalam waktu singkat. Kalo nggak dia bisa pulang dengan wajah yang nggak berbentuk. Mamanya bisa pingsan dalam waktu sekejap kalo gitu caranya..

Dalam pikiran cowok satu ini adalah, mungkin cewek yang makin lama diliat makin manis ini, bisa jadi salah satu temen selingan dari pada tiap hari bareng Albie. Bisa dibilang maho, mau ditaruh mana nih muka??
Biasa yang nemenin Cleff ke studio itu si Albie, tapi kali ini dengan datangnya anak SMA satu ini, bisa diajak kelihatannya.

Selesai ngobrol sana sini dengan sang fans, akhirnya Cleff dengan senang hati mengantar sang fans kerumahnya yang cukup bikin ternganga-nganga. Rumahnya lebih gede dari rumah dia!!

" Kenapa?? kok bengong, kak? "
" Nggak apa2. Rumah kamu lumayan besar juga ya? "
" Iya. Soalnya keluarga besar papa tinggal disini. "
" Oh, gitu ya? Kalo gitu kamu langsung masuk deh. "
" Nggak mampir? "
" Nggak usah. Aku anter sampe depan pintu aja, biar orang rumah kamu tau siapa yang anter kamu pulang. "
" Ok deh. "
Kok gue pake aku-kamu sih sama dia??, pikirnya dalam hati. Albie terpaksa menunggu didalem mobil, tapi dia sih nggak masalah. Cleff dan Mell berjalan ke pintu depan dengan tenang tanpa kata-kata yg keluar dr mulut mereka. Sampai di pintu depan, ada yang membuka pintu sebelum pintu dibuka Mell.

" Kakak kok baru pulang?? ", tanya seorang anak kecil yang membuka pintu dan ternganga melihat cowok cakep disebelah kakaknya.
" Kakak tadi mampir ke cafenya Om Abed. Ni kakak bawain muffin keju kamu. "
" Asyik! Maaaaaaaaaaa.... Kak Mell pulang bawa cowoooooooooook!! ", teriak si anak kecil sambil ngacir bawa muffin kesukaannya. Cleff sedikit dibuat geli dengan teriakan si anak kecil tadi.
" Sorry ya, si Kevin emang gitu. "
" Nggak apa kok. "
" Baru pulang, Mell? ", tanya seorang wanita dengan pakaian sederhana yang tampak mahal dibadannya.
" Iya ma. Tadi mampir ke caffe-nya Om Abed. Tapi kata Cleff, Om Abed baru pergi. "
" Kamu Cleff? "
" Iya tante. Saya cuma anter Mell pulang sekalian tanya tante. "
" Tanya apa ya? "
" Pertama kenalan dulu, saya Cleff, kuliah di Univ.Merah Putih. Besok minggu saya mau ajak Mell ke studio saya jam 5 sore, boleh nggak tante? "
" Studio? Kamu Cleff yang biasa nongol di acara TV itu ya? "
" Iya tante. ", jawabnya tenang dan percaya diri.
" Gimana kalo si Kevin ikut? Dari dulu dia pingin liat studio rekaman, bisa? "
" Bisa banget tante!! Mereka juga nggak usah makan malem dirumah, saya mau ajak mereka ke resto tante saya. "
" Boleh kalo gitu. Mell, kamu istirahat di kamar. "
" Aku masuk ya Cleff, mpe ketemu besok minggu. "
" Iya. Kalo gitu, saya permisi ya tante. Saya mau bikin tugas kuliah dulu dirumah. "
" Hati-hati ya. "
" Sip tante. "
Cleff langsung membalikkan badannya dan berjalan menuju Blackin-nya. Albie ternyata udah nunggu dengan wajah suntuk dan ngantuk.
" Lu kurang lama didalem! sekalian lamaran? "
" Ngaco aja lu! Makan muffin sambil nonton FD mau ga? "
" FD berapa? "
" 5 lah! Kalo ga mau, gue turunin lu disini. "
" Mau lah!"
" Okelah! Next Destination: My Sweet Home! "

No comments:

Post a Comment